Potensi dan Kekayaan Alam Simeulue Menjanjikan bagi Pariwisata

kuliner-lobster-simeulueKEKAYAAN dan pesona alam menjadi sebuah ikon tersendiri dalam pengembangan wisata, terlebih bagi daerah Aceh yang kaya akan khasanah serta peradaban.

Berbicara tentang dunia pariwisata, tentunya akan mengundang ketertarikan bagi banyak pemerintah atau pun swasta untuk mengelola dan mengembangkan potensi tersebut dengan baik. Jika berhasil dijaga dan terus dilestarika, bukan tidak mungkin semua itu menjadi sumber devisa serta pendapatan daerah, dimana pariwisata menyimpan potensi yang sangat besar.

Simeulue sebagai salah daerah dengan segudang potensi di Aceh, tentu sangat menjanjikan dalam sektor pariwisata. Wajar saja, sejumlah para ahli pariwisata dewasa ini sudah menjadi bidang usaha atau industri wisata terbesar ketiga setelah minyak dan perdagangan senjata. Namun, dampak dari semua itu juga harus benar-benar pintar dalam mengelola alam sehingga habitat dan sumber daya bisa terus dilestarikan menjadi pekerjaan rumah dari setiap warganya.

Dikutip dari simeuluekab.go.id, menyebutkan bahwa pariwisata selain sebagai pemasukan devisa, potensi wisata juga dapat menjadi motor pengerak perekonomian masyarakat. Sebagai ilustrasi, dalam industri pariwisata memerlukan bebeberapa kebutuhan guna menarik turis untuk mendatangi suatu daerah diantaranya adalah hotel atau penginapan. Untuk memenuhi kebutuhan makan para tamu hotel atau penginapan, pengelola memerlukan bahan makanan yang bermutu dan segar. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut mereka mencari bahan makanan seperti sayur-sayuran dan buah-buahan di daerah sekitar lokasi hotel atau penginapan tersebut agar mendapat bahan yang segar.

Kebutuhan ini menjadi peluang bagi masyarakat sekitar untuk mengembangkan agro industri dengan memperhatikan kualitas dan kuantitas. Contoh lainnya adalah, setiap wisatawan yang berkunjung ke suatu negara atau daerah tentunya memerlukan cenderamata dari negara atau daerah tersebut sebagai tanda kenangan yang dapat diceritakan wisatawan kepada sahabat, keluarga, sejawat. Kebutuhan ini tentunya mendorong masyarakat di negara atau daerah tujuan wisata untuk berkarya dan memproduksi cinderamata yang diinginkan wisatawan. Dengan demikian pada Lahirnya mendorong pertumbuhan industri kecil yang ada di masyarakat.

Sebagai suatu daerah kepulauan, Simeulue banyak memiliki pantai dan pemandangan bawah laut dengan berbagai biota laut yang sangat indah. Tingginya gelombang menjadi tantangan menarik bagi para peselancar untuk menaklukannya. Selain itu juga lezatnya lobster yang merupakan budidaya unggulan masyarakat Simeulue memberikan daya tarik tersendiri bagi para wisatawan untuk menikmatinya..

Selain potensi alam, adat istiadat yang tetap dipegang teguh masyarakat Simeulue juga menjadi potensi bagi pengembangan industri pariwisata di Simeulue. Kesenian seperti debus, pencak silat, nandong dan lain sebagainya merupakan kekayaan dan pesona wisata Simeulue yang perlu di promosikan sehingga dapat dinikmati oleh para wisatawan.

Pertanyaannya adalah apakah pemerintah setempat melihat perkembangan yang ada selama ini untuk mengembangkan kekayaan dan potensi pariwisatanya dalam membuka beberapa sektor, membuka lapangan kerja dan usaha, menghasilkan Pendapatan Asli Daerah yang akhirnya dapat mensejahterakan rakyat Simeulue. ?Tentu semua ini butuh proses dan peran serta masyarakat dan yang paling penting keseimbangan alam pun harus terus dijaga oleh manusia yang mendiaminya.