Winda Ulfa Wakili Aceh di Puteri Indonesia 2014

MALAM grand final pemilihan Puteri Indonesia 2014 tidak lama lagi, kegiatan yang akan mengambil tempat di Plenary Hall Jakarta Convention Center, Jakarta ini akan digelar 29 Januari mendatang.

Tidak ketinggalan, tahun ini Aceh juga mengirim wakilnya. Winda Ulfa, dara kelahiran 2 November 1994 ini dikenal sebagai sosok yang paling berbeda. “Saya tahu diantara finalis yang lain, sayalah yang paling berbeda karena hanya saya yang memakai jilbab,” kata mahasiswi Ilmu Komunikasi di FISIP Universitas Syiah Kuala seperti dilansir puteri-indonesia.com.

Winda Ulfa Kata pemilik tubuh dengan tingga 171 cm tersebut, kecantikan tidak hanya dari luar saja, tetapi dari dalam juga terutama dari hati kita yang selalu positif.

Wanita yang akrap disapa Winda ini, tengah merancang sebuah program dimana hal ini akan Ia utarakan saat Grand Final nanti. Program Ansanansa merupakan program yang berlatarbelakang tentang penghapusan kekerasan anak dan wanita. Sesuai dengan program yang merupakan akronim dari Anti Kekerasan terhadap Anak dan Wanita, Winda mengapresiasikan perhatiannya terutama kepada nasib para Tenaga Kerja Wanita (TKW).

Melalui program tersebut, Winda ingin sekali memberikan fasilitas, pendidikan serta pelatihan bagi para TKW untuk tidak bekerja di negeri orang dengan menyediakan lapangan kerja. “Bekerja di negeri orang belum tentu mereka mendapat perlindungan yang khusus, apalagi pemerintah kita juga kurang sigap terbukti banyak kasus-kasus TKI yang belum terselesaikan” jelas wanita kelahiran Banda Aceh, 2 November 1994 ini.

Untuk proses pelaksanaan Program Ansanansa, Winda mengaku dirinya sudah sangat siap. Tidak hanya wanita, anak pun menjadi perhatiannya. Belajar dari kejadian Diana, seorang gadis kecil di daerahnya yang masih kanak-kanak diperkosa oleh pamannya sendiri. Hal ini tentunya,sangat menyentuh hati Winda untuk memberikan satu hal positif untuk bisa menghindarkan anak-anak dari kekerasan seksual tersebut.

Untuk malam bakat sendiri, Winda akan membawakan tarian daerahnya. Walaupun terbilang beragam, tentunya Winda ingin menampilkan yang terbaik serta membuat orang yang melihatnya berdecak kagum.

“Aceh memiliki tarian-tarian tradisional yang bagus, dan saya akan membawakan yang baik dari yang terbaik,” tutupnya.

Nantinya siapapun yang menjadi pemenang Puteri Indonesia 2014 akan mewakili Indonesia di ajang Miss Universe 2014, sementara para runner up akan mewakili Indonesia di ajang Miss International, Miss supranational, dan Miss Grand International.