Keindahan Bawah Laut Sabang, Spot Diving Idola Kaka Slank

Spot diving di Batee Tokong, Pulau Weh - Sabang

Kaka Slank bersama tim Scuba ClubPENTOLAN grup band Slank ternyata punya hobi menyelam alias diving, Akhadi Wira Satriaji atau yang akrap disapa Kaka juga menggemari sejumlah tempat di Indonesia untuk melihat keindahan bawah laut, salah satu diantaranya adalah Pulau Weh, Sabang di Aceh.

Surganya dunia bawah laut memang bukan hal tabu dalam lirik lagu, jika Yon Koeswoyo dedengkot Koes Plus saja pernah menyebutkan, “Bukan lautan hanya kolam susu. Kail dan jalan cukup menghidupimu. Tiada badai tiada topan kau temui. Ikan dan udang menghampiri dirimu.”

Dikutip dari Ghiboo, lirik dari lagu Koes Plus tersebut bukan hanya isapan jempol, memang ada ‘kolam susu’ -surga bagi para pelancong yang suka menikmati eksotisme bawah laut- di antara cakrawala dan bibir pantai, dan itu dibuktikan oleh Kaka sebagai salah satu divers.
Spot diving di Batee Tokong, Pulau Weh - SabangPulau Weh telah menjadi ikon wisata mancanegara, sedangkan Sabang menjadi sebutan yang sangat familiar bagi wisatawan nasional. Pulau yang berada paling barat wilayah laut Indonesia kerap menjadi bahan pembicaraan di sejumlah media online bahkan di jejaring sosial, karena pasirnya yang putih, laut yang biru berkilau, serta resort yang teduh di antara kokohnya pohon kelapa.

Ketertarikan Kaka untuk menyelam di Sabang bukan tanpa alasan, selain laut di Pulau Weh menyimpan sejuta pesona, namun juga telah menjadi daya tarik sebagai pusat wisata bawah laut “Aceh Marine Tourism”.

Dan yang paling membanggakan, Pulau Weh yang memiliki luas spot diving mencapai 350 meter ini termasuk dalam 10 tempat diving terbaik versi salah satu surat kabar Inggris, TheGuardian.com.

Di Pulau Weh pula, divers akan dengan mudah menemukan hiu paus dan sejumlah keindahan lainnya. Tertarik untuk melihat keindahan ‘kolam susu’ ini, datang saja ke Sabang.