Peunayong akan Dijadikan Heritage Waterfront City

Pasar tradisional Peunayong (Foto M Iqbal/SeputarAceh.com)

PEMERINTAH Kota Banda Aceh terus berbenah dalam rangka meningkatkan sektor pariwisata dengan menghadirkan ragam konsep wisata yang menarik dalam kota.

Tahun 2016 mendatang, pasar ikan tradisional yang berada di Peunayong Banda Aceh yang merupakan kawasan cagar budaya direncanakan akan diubah fungsinya menjadi pasar wisata.

“Peunayong akan kita jadikan kawasan heritage dengan konsep waterfront city,” kata Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal.

Menurut Illiza, pasar ikan lama Peunayong akan dipindahkan ke wilayah Lampulo yang akan berdekatan dengan tempat penampungan ikan (TPI).

“Pemerintah terus berupaya membenahi fasilitas maupun infrastruktur dalam Kota Banda Aceh. Salah satunya relokasi pasar ikan Peunayong ke kawasan Gampong Lampulo,” katanya.

Kata Illiza, pemindahan pasar ikan Peunayong ke kawasan Lampulo sudah menjadi program pemerintah kota ke depan. Ini diharapkan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat di Banda Aceh.

Salah satu monumen yang terdapat di kawasan Peunayong yang menandakan lokasi cagar budaya. (Foto M Iqbal)

Salah satu monumen yang terdapat di kawasan Peunayong yang menandakan lokasi cagar budaya. (Foto M Iqbal)

Wali kota juga mengharapkan agar sarana pendukung di sekitar objek wisata diperhatikan dengan baik, seperti toko-toko souvenir maupun kunjungan wisatawan ke sentra-sentra produksi kerajinan.

“Banyak potensi yang bisa kita angkat, mulai dari wot dodoi (memasak dodol), asam keueng (asam pedas) hingga kerajinan bordir. Kita upayakan wisatawan bisa datang langsung melihat proses produksinya, belajar maupun membeli karya masyarakat kita,” tukasnya.

Jika melihat wacana dan konsep waterfront city yang telah ada sejak lama dari Pemkot Banda Aceh, ada beberapa titik yang akan menjadi lokasi wisata tersebut dengan pemanfaatan Krueng Aceh.

“Lokasi Waterfront City di Kota Banda Aceh meliputi kawasan Gampong Keudah, Gampong Kuta Alam dan Kawasan Gampong Lamgugob,” seperti dikutip dari laman bandaacehkota.go.id.

Adapun sarana yang tersedia di objek wisata ini meliputi tempat rekreasi keluarga di titik Keudah dan Kuta Alam serta wisata air di jembatan Lamnyong dan juga sebagai pelengkap bagi pengunjung yang tidak hanya melepas kepenatan dapat memanfaatkan lokasi jogging track dekat jembatan Peunayong sebagai sarana olah raga ataupun tempat pembibitan benih tanaman. md/af