4 Kelemahan Berjualan di Marketplace

4 Kelemahan Berjualan di Marketplace

SEBENARNYA berbisnis secara online sangatlah mudah, mulai dari penyediaan produk sampai menarik pelanggan melalui jejaring sosial untuk bisnis.

Di satu sisi, pertumbuhan pengguna internet di Indonesia sudah mencapai 90 juta pengguna. Di sisi lain, berurusan dengan teknologi bukanlah hal yang mudah bagi sebagian besar pengguna yang ingin memulai bisnis online. Padahal ada pasar besar disana.

Dengan adanya marketplace seperti, FJB Kaskus, OLX, Tokopedia, dan masih banyak tempat lainnya yang menyediakan berbagai fitur berjualan yang berbeda pula. Dengan meluangkan waktu 5 menit saja untuk mendaftarkan akun bisnis, Anda sudah dapat berjualan dan mendapatkan pembeli.

4 Kelemahan Berjualan di Marketplace

Ada kelemahan lain yang timbul jika Anda memilih berjualan di marketplace daripada berjualan di website khusus untuk toko Anda. Ini dia 4 kelemahan berjualan di marketplace:

Pertama: Sulit Berkembang

Anda akan membutuhkan waktu yang lama untuk memperkenalkan website toko online kepada pemirsa tertarget. Namun, cara cara ini sangat bagus untuk jangka panjang dibanding dengan hanya mengandalkan marketplace.

Mencari pembeli di jejaring sosial, lalu menyematkan link ke marketplace tempat anda berjualan, hanya itu yang dilakukan setiap hari. Bisnis memang tetap stabil, tapi bukan tidak mungkin pembeli akan berpikir ulang untuk meninggalkan Anda dan mencari penjual yang lebih profesional.

Kedua, Kemungkinan Marketplace Tutup

Bagaimana jika marketplace tempat Anda berjualan ditutup? Tidak ada jaminan marketplace akan selamanya berjalan sesuai keinginan dan harapan Anda. Menumpangi rumah orang lain, sewaktu-waktu dengan alasan tertentu rumah tersebut akan tutup, Anda sudah kehilangan satu tumpangan untuk jualan.

Akan sulit mencari pembeli berikutnya jika dagangan yang paling laku dijual hanya di marketplace tersebut.

Ketiga, Produk Sejenis

Sebagai contoh, Anda berjualan di Tokopedia. Sudah pasti banyak penjual yang menyediakan produk sejenis dengan yang Anda jual. Membandingkan harga dengan penjual lain di Tokopedia adalah alasan pembeli meninggalkan halaman produk Anda.

Alasan lain, ada ratusan produk sejenis, tapi produk yang Anda jual tidak ada deskripsi yang menarik minat untuk menambahkannya ke daftar produk yang diminati.

Keempat, Tampilan Apa Adanya

Tampilan gambar produk dan tata letak halaman tidak akan menjadi kebijakan Anda untuk mengubahnya. Termasuk jika Anda ingin membuat daftar produk terkait di bagian yang Anda inginkan, produk terkait sangat ampuh untuk menarik minat pembeli. Berbeda dengan toko online yang mengandalkan website sendiri. Anda bisa dengan mudahnya mengatur, mengubah ukuran gambar tampilan produk, menghapus bagian yang tidak Anda inginkan. Bahkan, jika Anda tidak tertarik memasang banner iklan di dalam halaman produk, itu sangat menggangu mata calon pembeli.

Solusinya, buatlah website untuk toko online Anda, kemudian lakukan promosi di jejaring sosial. Diskon adalah trik ampuh menarik pelanggan untuk website baru Anda.