Emas Turun Karena Data Ekonomi Positif dan Saham Menguat

harga-emas-anjlokEMAS berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange turun pada Rabu atau Kamis (3/9/2015) pagi di Indonesia, karena sebuah laporan swasta memberikan dorongan terhadap dolar AS, sementara investor beralih ke pasar saham.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Desember kehilangan 6,2 dolar AS, atau 0,54 persen, menjadi menetap di 1.133,60 dolar AS per ounce.

Perusahaan-perusahaan swasta AS menambahkan 190.000 pekerjaan pada Agustus, naik dari revisi 177.000 pada bulan sebelumnya, kata Laporan Nasional Ketenagakerjaan yang dirilis bersama oleh Automatic Data Processing (ADP) dan Moody’s Analytics, berdasarkan survei bulanan.

Para analis mengatakan data ini mendorong dolar AS lebih tinggi, sehingga menekan emas yang berdenominasi dolar lebih rendah.

Laporan swasta yang menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja AS juga menambah spekulasi bahwa Federal Reserve semakin dekat untuk menaikkan suku bunganya, Bloomberg News mengatakan Rabu.

Emas berada di bawah tekanan tambahan karena para investor beralih ke pasar saham. Saham AS diperdagangkan lebih tinggi pada sesi pagi Rabu, sementara indeks FTSE 100, ukuran acuan pasar saham Inggris, meningkat sebesar 0,41 persen pada Rabu.

Adapun logam lainnya di COMEX, perak untuk pengiriman Desember naik 4,7 sen, atau 0,32 persen, menjadi ditutup pada 14,667 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober menambahkan 5,2 dolar AS, atau 0,52 persen, menjadi ditutup pada 1.013,60 dolar AS per ounce.