Secuil Kisah Hari Kopi Sedunia dan Kopi Aceh

coffee-beans-world-map (Credit by 7-theme.com)BAGI Anda pecinta dan penikmat kopi, tentunya hari ini menjadi momen yang istimewa. Pasalnya, untuk pertama kalinya, kita merayakan Hari Kopi Sedunia atau disebut International Coffee Day, tepat 1 Oktober 2015.

Setidaknya ada 17 negara termasuk Amerika Serikat, Kanada, Jepang, Skotlandia, Ethiopia, Britania Raya, dan Australia merayakan Hari Kopi pada tanggal 29 September. Meski begitu, kemunculan tanggal 1 Oktober sebagai International Coffee Day tak bisa disalahkan. Karena ternyata tanggal 1 Oktober telah diresmikan oleh International Coffee Organization sebagai International Coffee Day.

Peresmian ini dilaksanakan di London dan dihadiri oleh Central Director for the Internationalization of the Foreign Office Vincenzo de Luca dan General Manager for Participants of the company Expo Milano 2015, Stefano Gatti. Selain itu juga dihadiri The Chairman of the Promotion and Market Development Committee of ICO, Andrea Illy.

Hari Kopi Sedunia ini juga tergabung dari 75 anggota yang terdiri dari International Coffee Organization dan beragam asosiasi dan pebisnis yang bergerak di dunia kopi.

Kini seluruh dunia telah sepakat bahwa International Coffee Day akan jatuh pada 1 Oktober pada setiap tahunnya. Dan tahun ini dirayakan secara resmi Hari Kopi Sedunia dengan perayaan yang berbeda-beda di setiap negara.

Di Indonesia sendiri menetapkan Hari Kopi Nasional pada 17 Agustus 2006 bersamaan dengan perayaan Hari Kemerdekaan RI.

Perayaan Hari Kopi Sedunia bertujuan untuk mempromosikan perdagangan kopi yang lebih adil serta meningkatkan kesadaran akan beratnya kondisi hidup para petani kopi di berbagai wilayah dunia.

Hebohnya Hari Kopi Sedunia

Selain itu, kehebohan Hari Kopi Sedunia juga menjadi perbincangan netizen dengan tagar #InternationalCoffeeDay yang akhirnya sempat menjadi Trending Topic (TT) di Twitter ditambah lagi dengan tagar #KopiIndonesiaKeren.

Jika dirunut perbincangan #KopiIndonesiaKeren, topik ini mulai menarik saat Kementerian Perindustrian menggelar pencanangan Hari Kopi Internasional di Indonesia pada Kamis, 1 Oktober 2015. Pencanangan tersebut juga dilakukan bertepatan dengan Hari Kopi Sedunia yang jatuh pada hari ini.

Acara itu diramaikan dengan festival kopi di lantai dua gedung Kementerian Perindustrian, di mana para pengunjung bisa menikmati kopi dan makanan ringan secara gratis.

Deretan kopi lokal pun bisa dipilih oleh pengunjung, mulai dari Aceh-Gayo, Sumatera-Bengkulu, Sumatera-Lintong, Sumatera-Mandailing, Sindoro (Temanggung), Manglayang, Flores, dan masih banyak lagi.

Pengunjung bisa mencicipi hasil kopinya langsung atau membeli biji kopi yang masih berwarna hijau, maupun yang sudah di-roasting.

Merayakan Hari Kopi di Aceh

Kopi Aceh jenis robusta dan arabika khususnya dari Gayo memang tak bisa dipisahkan begitu saja di Hari Kopi Sedunia ini. Lagi-lagi momen bulan Oktober juga mengingatkan kembali masyarakat di Aceh yang sebagian besar dipelopori oleh komunitas dan perorangan sepakat juga untuk memperingati International Sanger Day alias Hari Sanger Sedunia.

Menariknya, Hari Sanger yang dikenal lewat tagar #SangerDay telah dimulai diperingati pertama kali tahun lalu tepatnya pada tanggal 12 Oktober 2014 dan tahun ini direncanakan sebagai tahun kedua untuk peringatan serupa.

Walau pun terbilang bukan peringatan lokal Hari Kopi Aceh, setidaknya jenis minuman sanger kelak akan bersanding setara dengan cappucino dari negara Italia, yang saat ini berlangsung Expo Milano.

Jadi, patutlah berbangga dengan Hari Sanger Sedunia di Aceh. Bahwa masyarakat di Aceh telah sadar, pasar kopi dengan jenis varian minumannya akan mampu kedepan menjadi nilai dan daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke Serambi Mekkah.

Ada beberapa tips sederhana dalam merayakan Hari Kopi Sedunia ataupun Hari Sanger Sedunia nantinya, baik itu di dunia maya (media sosial) atau di dunia nyata seperti yang coba dirangkum dari internationalcoffeeday.org.

Pertama, unduh atau update apa saja status Anda yang berkaitan dengan kopi atau minuman sanger  pada tanggal 1 Oktober dengan tagar #InternationalCoffeeDay atau 12 Oktober dengan tagar #SangerDay.

Esensi dari merayakan sebuah momen dengan menyebarkan berita adalah sesederhananya selebrasi, baik bersifat personal, kelompok atau komunitas.

Kedua, nikmatilah kopi atau sanger favoritmu di warung kopi favorit tentunya dengan orang yang favorit juga, atau dengan penikmati kopi/sanger.

Ketiga, seringlah keluar rumah untuk bertandang ke kebun kopi, melihat asal mula minuman nikmat tersebut lahir. Perjalanan akan memberikan kebahagiaan, apalagi soal kopi.

Keempat, ajaklah berdiskusi tentang kopi dengan teman-teman yang memiliki antusiasme yang sama. Bertukar informasi akan membuat kamu kaya ilmu, dari segelas kopi atau sanger, Anda bisa mempromosikannya kepada dunia.

Kelima, punya kaos atau baju dengan tema kopi, tak ada salahnya Anda memakainya pada hari tersebut. Wear your favorite coffee tshirt. Well, it’s sanger day, bro & sis!

Keenam, cobalah untuk menikmati ragam jenis kopi dan sesekali padukan rasa dan kenikmatannya. Sesuatu yang baru, tentu akan memberikan pengalamn yang baru. Do something new!

Ketujuh, jangan lupa jika Anda punya pengalaman dan ilmu soal kopi, edukasi orang sekitar tentang baiknya mengonsumsi kopi sehat.

Kedelapan, bagi Anda pemilik warkop, jadikanlah hari-hari spesial tanggal 1 dan 12 Oktober untuk mengajak konsumen menikmati kopi atau sanger dengan harga diskon bahkan juga gratis. Mungkin saja dengan sistem ‘kopi gantung’ alias kopi bersubsidi.

Demikian tips sederhananya, dan selamat menikmati kopi serta menyambut peringatan Hari Sanger Sedunia.