11 Tahun Gempa dan Tsunami Aceh Diperingati di Lampuuk

Peringatan 11 tahun gempa dan tsunami AcehJELANG peringatan 11 tahun gempa dan tsunami di Aceh, kawasan Pantai Lampuuk, Lhoknga, Aceh Besar, akan digunakan sebagai lokasi utama puncak peringatan tsunami pada hari Sabtu (26/12/2015) mendatang.

Pada hari itu juga akan ditutup sementara serta tidak melayani kunjungan atau aktivitas wisata di lokasi tersebut hingga hari Minggu (27/12/2015) baru dibuka kembali untuk umum.

“Kawasan pantai dan lokasi wisata tutup, semua warga akan melakukan kegiatan doa untuk para syuhada tsunami dan sebagai renungan atas musibah gempa dan tsunami 26 Desember 2004,” jelas Imum Mukim Lampuuk, Hamdan Hasyem.

Pada tahun ini, peringatan tsunami akan diselenggarakan dengan sederhana yang titik utama dihelat di Masjid Rahmatullah Lampuuk, Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar.

“Dipilihnya Lampuuk karena tempat itu pernah disapu tsunami dan sekarang sudah direhab-rekons. Masjid Rahmatullah sendiri merupakan situs tsunami yang menjadi saksi dahsyatnya bencana itu,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Kadisbudpar) Aceh, Reza Fahlevi seperti dilansir Serambi Indonesia.

Peringatan tersebut akan diisi dengan zikir, tausiah, dan doa bersama warga setempat dan para undangan. Bedanya kali ini panitia penyelenggara tidak mengundang perwakilan negara donatur seperti yang lazim dilakukan pada peringatan tsunami tahun-tahun sebelumnya.

Menurut Reza, warga setempat menyambut baik hal tersebut, hal itu sekaligus dimaksudkan agar peringatan dihelat secara bergantian di tempat yang berbeda.

Sehari sebelum puncak peringatan, yaitu Jumat, (25/12) malam, bertempat di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh digelar zikir bersama. Secara umum Reza menegaskan bahwa peringatan tsunami ke-11 dikemas secara sederhana, tanpa kehilangan makna dari peristiwa itu sendiri.

“Kami sudah berkoordinasi dengan warga setempat dan sekarang sudah menyebar undangan ke Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar,” demikian Reza.

Sementara itu, rangkaian acara peringatan 11 tahun tsunami kali ini dimulai dengan zikir bersama di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, dipimpin Ustaz Zamhuri, Jumat (25/12) ba’da Isya. Dan keesokan harinya, Sabtu 26 Desember Gubernur Aceh direncanakan akan ziarah ke kuburan massal di Ulee Lheue.

Setelah ziarah, Gubernur Zaini Abdullah dan rombongan menuju Masjid Rahmatullah Lampuuk untuk mendengar tausiah dari Ustaz Fakhruddin Lahmuddin dan doa bersama.